Tpr7TUGpBSO6TUM6TUY5TUWlGi==

Toto Wolff Terapkan Aturan Baru Mercedes Usai Insiden Barcelona Jelang GP Austria

Toto Wolff Terapkan Aturan Baru Mercedes Usai Insiden Barcelona Jelang GP Austria
Toto Wolff Terapkan Aturan Baru Mercedes Usai Insiden Barcelona Jelang GP Austria

JATIMTERKINI.ID — Mercedes membawa perubahan penting menjelang Grand Prix Austria setelah evaluasi dari insiden yang terjadi pada balapan sebelumnya di Barcelona. Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, kini menetapkan pendekatan baru terkait perintah tim ketika dua pembalapnya berada dalam situasi persaingan yang berisiko.

Kimi Antonelli datang ke Red Bull Ring dengan posisi yang cukup kuat. Pembalap muda berusia 19 tahun itu masih memimpin klasemen kejuaraan dunia dengan keunggulan 41 poin.

Namun, hasil di Spanyol menjadi pengingat bahwa pertarungan internal yang tidak dikelola dengan baik bisa memberikan keuntungan besar bagi rival.

Sebelum gagal finis di Barcelona, Antonelli sebenarnya sedang berada dalam tren luar biasa. Ia berhasil mencatat lima kemenangan secara beruntun hingga akhirnya mengalami masalah yang membuatnya tidak mampu menyelesaikan balapan.

Di sisi lain, Lewis Hamilton yang membela Ferrari mampu memanfaatkan situasi tersebut. Pembalap asal Inggris itu tampil dominan dan mengamankan kemenangan grand prix pertama Ferrari pada musim 2026.

Hasil tersebut juga membuat jarak Hamilton dengan Antonelli di klasemen semakin dekat.

Mercedes Belajar dari Duel Sengit di Barcelona

Toto Wolff mengakui bahwa Mercedes kemungkinan kehilangan peluang meraih kemenangan di Barcelona karena membiarkan George Russell dan Antonelli terlalu bebas bertarung.

Kedua pembalap Silver Arrows tersebut terlibat persaingan ketat sepanjang balapan. Kondisi itu membuat Hamilton memiliki kesempatan untuk mengambil alih posisi terdepan setelah menjalani pit stop terakhir dalam periode Virtual Safety Car (VSC).

Situasi tersebut menjadi bahan evaluasi besar bagi Mercedes. Tim asal Jerman itu menilai pertarungan antar-pembalap memang penting, tetapi tidak boleh sampai membuka peluang bagi tim lain untuk mengambil keuntungan.

Antonelli kemudian mengungkapkan hasil pembahasan internal Mercedes dalam sesi media Kamis di Red Bull Ring.

“Ada pertemuan mengenai hal itu, dan Toto sangat jelas. Jika kami kembali berada dalam situasi seperti Barcelona, ketika mendapat tekanan dari rival, akan ada perintah tim, terutama jika salah satu dari dua mobil memiliki kecepatan yang lebih baik. Namun, jika kami hanya bertarung satu sama lain tanpa tekanan dari tim lain, kami akan tetap bebas untuk balapan, seperti yang terjadi di Montreal.”

Aturan Tim Mercedes Tidak Berlaku di Semua Kondisi

Kebijakan baru yang dibuat Toto Wolff bukan berarti Mercedes akan langsung membatasi persaingan antara Antonelli dan Russell setiap kali keduanya berada dalam posisi berdekatan.

Mercedes tetap memberikan kebebasan kepada kedua pembalap untuk saling berkompetisi selama kondisi balapan dianggap aman dan tidak ada ancaman serius dari tim lain.

Contohnya adalah balapan Montreal. Saat itu, kedua pembalap Mercedes masih diperbolehkan bertarung karena tidak ada rival yang cukup dekat untuk memanfaatkan pertarungan tersebut.

Pada seri tersebut, duel Russell dan Antonelli berlangsung ketat, baik dalam sesi Sprint maupun balapan utama. Bahkan Antonelli sempat melewati area rumput saat Sprint, sementara keduanya hampir bersenggolan di tikungan terakhir balapan utama.

Namun, Mercedes menilai situasi tersebut masih terkendali karena tidak memberikan keuntungan langsung bagi pesaing.

Ferrari dan Red Bull Jadi Ancaman di Austria

Jelang GP Austria, Mercedes menghadapi tantangan berbeda. Ferrari diperkirakan kembali memiliki peluang untuk bersaing, sementara Red Bull juga membawa pembaruan besar pada mobil mereka.

Selain itu, McLaren juga menunjukkan performa kuat sejak seri Miami sehingga persaingan diprediksi semakin ketat.

Antonelli sendiri akan menggunakan unit mesin baru serta paket baterai yang telah diperbarui di Red Bull Ring. Pembaruan tersebut merupakan bagian dari langkah Mercedes untuk memperbaiki masalah reliabilitas yang muncul dalam beberapa balapan terakhir.

Dengan banyaknya faktor yang harus diperhatikan, Mercedes tidak ingin mengulangi kesalahan yang terjadi di Barcelona.

Mantan kepala tim Haas, Guenther Steiner, sebelumnya juga menilai bahwa Wolff kemungkinan akan mengambil tindakan apabila Ferrari mulai benar-benar mengancam perebutan gelar.

Menurutnya, balapan Barcelona menjadi momen penting yang mendorong Mercedes mengubah pendekatan strategi mereka.

Persaingan Gelar Semakin Ketat

Keputusan Mercedes menerapkan aturan baru datang ketika posisi Antonelli di puncak klasemen masih cukup kuat.

Saat ini Antonelli unggul 41 poin atas Hamilton, sedangkan Russell berada sembilan poin di belakang Hamilton dan menempati posisi ketiga.

Dari sisi klasemen konstruktor, Mercedes masih memiliki jarak yang cukup aman. Namun, hasil Barcelona membuktikan bahwa keadaan bisa berubah dengan cepat apabila rival mampu memanfaatkan kesalahan kecil.

Memberikan kebebasan penuh kepada dua pembalap untuk bertarung hanya menjadi pilihan tepat ketika tidak ada tekanan dari luar. Namun, jika tim lain mulai mendekat, Mercedes harus memastikan pertarungan internal tidak berubah menjadi kerugian.

GP Austria pun menjadi ujian berikutnya bagi strategi baru Toto Wolff dan Mercedes dalam menjaga peluang mereka di perebutan gelar musim ini.

toto

Ketik kata kunci lalu Enter

close