Tpr7TUGpBSO6TUM6TUY5TUWlGi==

Arne Slot Kecewa? Performa Gakpo dan Mac Allister di Piala Dunia Bikin Liverpool Tersorot

Arne Slot Kecewa? Performa Gakpo dan Mac Allister di Piala Dunia Bikin Liverpool Tersorot
Arne Slot Kecewa? Performa Gakpo dan Mac Allister di Piala Dunia Bikin Liverpool Tersorot

JATIMTERKINI.ID — Perubahan drastis performa sejumlah pemain Liverpool di Piala Dunia membuat nama Arne Slot kembali menjadi sorotan. Mantan pelatih The Reds itu disebut bisa merasa kecewa setelah melihat beberapa pemain yang sebelumnya tampil mengecewakan justru kembali menunjukkan kualitas terbaik bersama tim nasional masing-masing.

Musim 2025-2026 menjadi periode yang sulit bagi Liverpool. Setelah kompetisi berakhir, Slot harus kehilangan posisinya sebagai manajer klub setelah manajemen memutuskan melakukan pergantian kepemimpinan.

Keputusan tersebut diambil oleh Fenway Sports Group (FSG) setelah melihat hasil yang tidak sesuai harapan. Padahal, Slot baru saja mendatangkan salah satu mantan stafnya saat masih menangani Feyenoord untuk membantu pekerjaannya di Anfield.

Liverpool gagal tampil sesuai ekspektasi

Liverpool mengakhiri musim dengan hanya berada di peringkat kelima klasemen Liga Inggris. Hasil tersebut dianggap jauh dari standar klub yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu kekuatan utama kompetisi.

Kondisi itu semakin mengecewakan karena Liverpool sudah mengeluarkan dana besar, lebih dari 400 juta poundsterling, untuk mendatangkan pemain baru dan memperkuat skuad.

Masalah cedera memang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penurunan performa tim. Namun, dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Liverpool dinilai seharusnya mampu menghadapi masa sulit tersebut dengan lebih baik.

Banyak pemain gagal menunjukkan kemampuan terbaik mereka sepanjang musim. Situasi itu kemudian menjadi salah satu alasan mengapa perjalanan Liverpool berakhir mengecewakan.

Ketika Piala Dunia dimulai, para pemain mendapat peluang untuk kembali membuktikan kualitas mereka. Namun, bagi Slot, momen tersebut justru bisa menjadi sesuatu yang membuatnya semakin frustrasi.

Gakpo dan Mac Allister kembali bersinar

Beberapa pemain Liverpool seperti Dominik Szoboszlai, Rio Ngumoha, dan Hugo Ekitike dinilai masih mampu memberikan kontribusi positif sepanjang musim.

Namun, sebagian besar pemain lainnya justru tampil di bawah ekspektasi. Dua nama yang paling banyak mendapat sorotan adalah Cody Gakpo dan Alexis Mac Allister.

Keduanya sebelumnya menjadi bagian penting Liverpool, tetapi performa mereka musim ini dianggap jauh dari level terbaik.

Gakpo terlihat kesulitan menemukan konsistensi. Permainannya dianggap terlalu mudah terbaca karena sering mencoba masuk ke area tengah sebelum melakukan tembakan.

Masalahnya, penyelesaian akhir Gakpo juga tidak berjalan baik sehingga peluang yang ia dapatkan tidak banyak menghasilkan gol.

Meski begitu, Slot tetap memberikan kepercayaan kepada pemain asal Belanda tersebut. Bahkan menjelang akhir musim, Rio Ngumoha justru menjadi salah satu pemain yang paling sering mendapat kesempatan tampil sejak awal pertandingan.

Sementara itu, Mac Allister juga mengalami penurunan performa. Gelandang Argentina tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain tengah terbaik di Liga Inggris ketika membantu Liverpool meraih gelar Premier League.

Namun, musim ini ia terlihat kehilangan pengaruhnya dalam mengatur permainan. Kontribusinya dalam membantu tim menyerang maupun bertahan juga tidak sebesar sebelumnya.

Penampilan di Piala Dunia mengubah pandangan

Menariknya, setelah turnamen internasional dimulai, Gakpo dan Mac Allister justru kembali memperlihatkan kemampuan terbaik mereka.

Gakpo tampil dalam dua laga bersama Belanda dan ikut berperan dalam terciptanya tiga gol. Sementara itu, Mac Allister mencatatkan akurasi umpan 93,9 persen, membuat lima tekel, serta memberikan 10 kontribusi dalam aspek pertahanan.

Walaupun angka tersebut hanya menggambarkan sebagian dari performa mereka, penampilan keduanya menunjukkan bahwa kualitas mereka sebenarnya masih ada.

Bagi Liverpool, perkembangan ini menjadi kabar positif. Performa yang meningkat dapat membuat nilai jual pemain menjadi lebih tinggi jika klub suatu saat memutuskan melepas mereka.

Namun, situasi tersebut kemungkinan justru membuat Slot merasa kecewa. Pasalnya, kemampuan terbaik Gakpo dan Mac Allister tidak muncul ketika Liverpool sedang membutuhkan mereka.

Slot tentu berharap Gakpo bisa menambah produktivitas lini depan dengan mencetak lebih banyak gol. Sementara Mac Allister seharusnya bisa membantu Liverpool lewat kemampuan bertahan dan membangun serangan.

Perubahan sistem bisa jadi faktor

Ada kemungkinan perbedaan strategi antara klub dan tim nasional menjadi alasan mengapa performa kedua pemain terlihat berubah.

Sistem permainan yang diterapkan negara mereka mungkin lebih cocok dengan karakter Gakpo dan Mac Allister.

Namun, kualitas seorang pemain kelas atas seharusnya tetap bisa terlihat dalam berbagai situasi. Jika mereka mampu menunjukkan performa seperti di Piala Dunia sejak awal musim, perjalanan Liverpool mungkin bisa berakhir berbeda.

Bukan tidak mungkin Slot masih bertahan sebagai pelatih dan Liverpool mampu mengakhiri kompetisi di posisi yang lebih tinggi.

Kini, Liverpool berada di bawah kepemimpinan Andoni Iraola. Tantangan berikutnya adalah memastikan para pemain mampu kembali tampil maksimal.

Jika masalah performa kembali terjadi, Iraola berpotensi menghadapi tekanan besar seperti yang sebelumnya dialami Slot.

slot gacor

Ketik kata kunci lalu Enter

close