Tpr7TUGpBSO6TUM6TUY5TUWlGi==

Emiten Migas Happy Hapsoro (RATU) Tebar Dividen Rp 122 Miliar, Investor Bakal Terima Rp 45 per Saham

Emiten Migas Happy Hapsoro (RATU) Tebar Dividen Rp 122 Miliar, Investor Bakal Terima Rp 45 per Saham
Ilustrasi. Transaksi saham

JATIMTERKINI.ID — PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), emiten sektor migas yang terafiliasi dengan pengusaha nasional Happy Hapsoro, resmi menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp 122,17 miliar untuk Tahun Buku 2025.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, pada Kamis (7/5) lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/5/2026), total dividen yang akan dibagikan setara dengan US$ 7,03 juta. Perhitungan itu mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia per 4 Mei 2026 sebesar Rp 17.378 per dolar AS.

Dengan nilai tersebut, para pemegang saham RATU akan memperoleh dividen sebesar Rp 45 untuk setiap lembar saham yang dimiliki.

RUPST tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 69,849 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Seluruh agenda rapat disebut disetujui secara bulat oleh para pemegang saham, termasuk penggunaan laba bersih Tahun Buku 2025.

Jadwal cum dividen dan recording date RATU

Manajemen RATU juga telah menetapkan jadwal pembagian dividen kepada pemegang saham.

Tanggal pencatatan pemegang saham atau recording date ditetapkan pada 21 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, jadwal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 19 Mei 2026. Adapun ex dividen untuk kedua pasar tersebut berlangsung pada 20 Mei 2026.

Untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 21 Mei 2026 dan ex dividen pada 22 Mei 2026.

"Perseroan menargetkan pembayaran dividen dilakukan paling lambat pada 10 Juni 2026," tulis manajemen dalam pengumumannya.

Selain mengalokasikan dana untuk dividen, perseroan juga menetapkan dana cadangan sebesar Rp 100 juta. Sedangkan sisa laba bersih dicatat sebagai laba ditahan.

Laporan keuangan disahkan

Dalam agenda lainnya, para pemegang saham turut menyetujui Laporan Tahunan Perseroan serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025.

Laporan keuangan tersebut telah diaudit dan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Dengan disahkannya laporan tersebut, Direksi dan Dewan Komisaris RATU juga memperoleh pelunasan serta pembebasan tanggung jawab atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku sebelumnya.

RUPST turut memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna melakukan audit laporan keuangan Tahun Buku 2026.

Selain menunjuk auditor independen, Dewan Komisaris juga diberi mandat untuk menentukan honorarium serta persyaratan lain bagi auditor yang akan ditunjuk.

RUPSLB RATU diputuskan ditunda

Pemegang saham juga menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris dalam menentukan gaji dan tunjangan direksi dengan mempertimbangkan kondisi operasional maupun keuangan perseroan.

Sementara penetapan honorarium Dewan Komisaris akan memperhatikan tingkat persaingan di industri sejenis.

Dalam rapat tersebut, perseroan turut menyampaikan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO. Namun agenda itu hanya bersifat pelaporan sehingga tidak disertai pengambilan keputusan.

Di sisi lain, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) RATU yang sebelumnya dijadwalkan setelah RUPST dipastikan mengalami penundaan.

Perseroan menyebut keputusan tersebut diambil karena masih terdapat tanggapan lanjutan dari OJK yang perlu ditindaklanjuti lebih lanjut.

happybet188 login

Ketik kata kunci lalu Enter

close